Text
Stigmatisasi dan Diskriminasi ODHA dan OHIDA di Empat Kota : Merauke, Batam. Surabaya dan Medan
Seiring perjalanan waktu, kesadaran HIV/AIDS sebagai ‘penyakit sosial’ mulai terbentuk. Meningkatnya jumlah penyandang HIV/AIDS atau Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA) memunculkan pertanyaan ‘substantive’ para pemikir pada area sosial yaitu “bagaimana ODHA dapat hidup di lingkungan sekitarnya? Dibarengi oleh asumsi yang muncul bahwa kondisi psikologis yang baik ditentukan oleh kondisi lingkungan sekitar menjadi salah satu ‘gelitik’ benak pemerhati dalam menyelami aspek non media HIV/AIDS.”rnInti yang disampaikan buku ini adalah menggambarkan segala bentuk stigma dan diskriminasi terhdapa ODHA dan OHIDA yang pembahasannya bersinggungan dengan hak asasi manusia. Rangkaian kegiatan pemantauan terhdapa ODHA dan OHIDA di empat kota di Indonesia: Merauke, Batam, Surabaya dan Medana semata lebih pada upaya memotret segala bentuk stigma dan diskriminasi. Bahwa secara kuantitas ke-empat kota memiliki jumlah penyandang HIV/AIDS lebih besar dibandingkan kota lain adalah landasan awal pemilihan lokasi pemantauan. Namun, kontribusi yang tidak kalah penting bagi Komnas HAM adalah berbagai informasi dan persoalan yang dialami ODHA dan OHIDA yang kerap muncul di ke-empat kota tersebut.
No other version available