/home/ijrsor/public_html/lib/lib/SearchEngine/DefaultEngine.php:610 "Search Engine Debug 🔎 🪲"
Engine Type ⚙️: "SLiMS\SearchEngine\DefaultEngine"
SQL ⚙️: array:2 [ "count" => "select count(distinct b.biblio_id) from biblio as b left join mst_publisher as mp on b.publisher_id=mp.publisher_id left join mst_place as mpl on b.publish_place_id=mpl.place_id where b.opac_hide=0 and (b.call_number like ?)" "query" => "select b.biblio_id, b.title, b.image, b.isbn_issn, b.publish_year, mp.publisher_name as `publisher`, mpl.place_name as `publish_place`, b.labels, b.input_date, b.edition, b.collation, b.series_title, b.call_number from biblio as b left join mst_publisher as mp on b.publisher_id=mp.publisher_id left join mst_place as mpl on b.publish_place_id=mpl.place_id where b.opac_hide=0 and (b.call_number like ?) order by b.last_update desc limit 10 offset 1580" ]
Bind Value ⚒️: array:1 [ 0 => "3%" ]
Buku ini hanyalah sebuah catatan sejarah sederhana dan himpunan janji-janji semata. Buku ini akan bermanfaat jika kita -masyarakat Indonesia- mau secara konsisten dan sesungguh-sungguhnya memperjuangkan agara proses rekruitmen hakim agung di masa depan lebih baik dan janji-janji calon Ketua serta Wakil Ketua MA tidak hanya menjadi "fairy stories" belaka.
Dalam buku ini penulis berusaha menganalisis mengapa peran dan fungsi Mahkamah Agung sebagai Pelaku Kekuasaan Kehakiman di Indonesia sampai saat ini masih lemah dan belum optimal. Hal inilah yang mendorong dilakukannya redefinisi peran dan fungsi Mahkamah Agung yang meliputi aspek-aspek kedudukan, peran, dan kekuasaannya.
Tidak beda dengan lembaga-lembaga negara lain, tanpa akuntabilitas lembaga peradilan juga punya potensi menyalahgunakan kekuasaannya.
Buku ini mencoba memberi uraian singkat tentang kedudukan dan susunan serta tugas-tugas Mahkamah Agung sebagai Pengadilan Negara tertinggi atas dasar Undang-Undang Nomor 14 Tahun 1985 tentang Mahkamah Agung.
Buku ini sangat berguna bagi mahasiswa fakultas hukum dan para pelaku-pelaku hukum di Indonesia. Sebab, dalam buku ini banyak diumgkapkan berbagai fakta materiil yang mendukung kebenaran hukum tetapi tidak menjadi pertimbangan Majelis Hakim.
Buku ini semata diterbitkan untuk bahan kajian sampai dimana supremasi hukum dalam era reformasi ini telah terlaksana dengan baik sesuai dengan yang kita harapkan bersama.
The case of Hendra Rajardja is interesting. Even the accuracy of the material of the news is still in question, newspapers have released a lot of articles without knowing the exact things happened in the court.