/home/ijrsor/public_html/lib/lib/SearchEngine/DefaultEngine.php:610 "Search Engine Debug 🔎 🪲"
Engine Type ⚙️: "SLiMS\SearchEngine\DefaultEngine"
SQL ⚙️: array:2 [ "count" => "select count(distinct b.biblio_id) from biblio as b left join mst_publisher as mp on b.publisher_id=mp.publisher_id left join mst_place as mpl on b.publish_place_id=mpl.place_id where b.opac_hide=0" "query" => "select b.biblio_id, b.title, b.image, b.isbn_issn, b.publish_year, mp.publisher_name as `publisher`, mpl.place_name as `publish_place`, b.labels, b.input_date, b.edition, b.collation, b.series_title, b.call_number from biblio as b left join mst_publisher as mp on b.publisher_id=mp.publisher_id left join mst_place as mpl on b.publish_place_id=mpl.place_id where b.opac_hide=0 order by b.last_update desc limit 10 offset 470" ]
Bind Value ⚒️: []
Pemerintahan otoriter merupakan suatu gaya kepemimpinan yang sejak abad-abad yang lampau telah ada terutama dalam kerajaan-kerajaan yang ingin menjadikan rakyat tunduk dan patuh pada kekuasaan penguasa. Tatanan demokrasi mulai tumbuh ketika masyarakat dunia menggunakan sistem dalam negara. Namun seiring pula terjadi dalam sistem republik adanya pemerintahan otoriter umpamanya di negara ASEAN.
Buku ini buku pertama yang secara sistematis menguraikan kebebasan berserikat, partai politik dan pembubaran partai politik di berbagai negara dan kasus-kasus pembubaran partai politik di Indonesia sejak zaman Belanda sampai era reformasi sekarang ini.
Dalam delapan belas bab Dr. Franz Magnis-Suseno, dosen filsafat sosial pada Sekolah Tinggi Filsafat Driyakara dan Jurusan Filsafat Fakultas Sastra Universitas Indonesia, membahas masalah-masalah metode, legitimasi hukum dan negara, positivisme hukum, hak-hak asasi manusia dan kebebasan suara hati, wewenang negara dan batas-batasnya, demokrasi, tanggungjawab sosial negara, hal ideologi, bersamaa…